Kamis, 01 Agustus 2013

CISANGKUY



Tanggal 7 Juni 2013 untuk kesekian kalinya datang ketempat ini tapi tetap saja tidak pernah ada kata bosan karena inilah kesukaanku. Perjalanan dimulai jumat malam dengan 12 anggota 2 mobil 2 perahu 2 set alat ngarung dan barang pribadi. Mobil truk pak? Hahahaha kita pakai mobil sedan sama (sejenis kijang), dengan ilmu yang memadai semua alat dan orang berhasil dipacking masuk mobil...hahaha. Berangkatlah kita dari Posko Stapala yang rencananya jam 7 terealisasi jam  11 untung Cuma molor 4 jam. Perjalanan dijalan ya gitu gitu aja lha jalan tol semua.
sarapan dulu
nasi (eek) kuning
Jam 4 sampailah kita di start point dengan disambut hawa dingin yang menyergap. Perahu dikembangkan, tenda didirikan, kopi disajikan mantap dah. Jam 6 pagi  pak RT datang memberitahu kita buat laporan ke operator setempat, emang niatnya lapor juga. 3 orang kesana buat nego dan hasilnya trip pertama harus pakai guide dari mereka, dijemput dengan angkot mereka dengan total 270rb meski penuh terpaksaan kita turutin. Trip pertama hanya bisa 5 orang tiap perahu dan mengambil long trip yang berjalan lumayan lancar meski salah satu guide kurang handal (sering salah posisi masuk jeram). Trip pertama saya tidak ikut, eeeiitt jangan salah meskipun saya g ikut bukan berarti nganggur “Selama ada jeram disitulah ada kesenangan”. Karena saya yang paling senior hehehe dimulailah  pendidikan pertama “Renang Jeram” ke junior dengan sedikit penjelasan safety dan motivasi akhirnya merekapun berani. Duk dukk dukkk pantat beradu dengan batu itu sudah biasa ketika renang jeram.
Setelah rombongan trip 1 sampai kita tidak buang waktu lagi, langsung siap sisap untuk berangkat. Trip 2 saya turun. Trip ini saya bilang kepada awak “kita senang senang” banyak manuver masuk jeram dipraktekkan dari masuk mundur, masuk miring, gerakan spinning, goyang jungkat jungkit dilakukan dengan tetap memperhatikan safety. 1 jam akhirnya kita sampai di finish point Jembatan Leuwbingbin.
Trip 3 untuk hari itu diiringi oleh gerimis dan naiknya debit air kira-kira 5 cm. Untuk trip kali ini saya memberanikan untuk membawa 13 awak dengan 2 perahu karena sangat antusiasnya mereka buat turun. 7 orang di Semar dan 6 orang di perahu KAPA. Trip berlangsung seru dengan jeram yang makin menggila.   Saya kali ini hanya sebagai pendamping karena ingin memberi kesempatan yang muda untuk mecoba dan Kawis pun bersedia, semua instruksi dan arahan berhasil dilaksanakan alhasil semua jeram berhasil ditaklukan dengan berbagai manuver. Bangga dan bercampur senang semua keluar diiringi oleh gelak tawa semua awak.
Setelah selasai dan kembali ke camping ground eh ternyata ada Warkamsi yang menunggu untuk mencari pungli alasannya sih asuransi dengan biaya 10 ribu per orang per trip...what the... sungai macam aa ini, berbeda banget dengan tahun lalu. Okelah saya pun coba ngobrol ngobrol dengan nada yang semacam agak memelas dicampur mengelak alhamdulillah akhirnya tidak jadi kena pungli. Malam hari ditutup dengan makan nasi padang yang hanya bertahan 5 menit saja.
Day 2. Kita turun lagi dan fokus kepada awak yang masih muda untuk belajar baik belajar skipper atau manuver dan lagi lagi mereka membuat saya senang dengan antusias mereka untuk belajar. 2 trip berhasil dilakukan dan waktunya untuk berpisah dengan Sungai Cisangkuy. Saya berharap semoga bisa datang lagi san keadaan akan semakin baik.
persiapan (leyeh-leyeh)
SRS (Stapala Rafting Squad)
SRS (Stapala Rafting Squad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar